Dalam arahannya Judi Muhyiddin menyampaikan sejarah singkat lahirnya Kementerian Agama serta menjelaskan susunan organisasi Kementerian Agama. Koordinator Penyuluh ini menjelaskan dan menegaskan pula kedudukan dan fungsi para Penyuluh Agama Islam di Kementerian Agama. Tugas dan fungsi para Penyuluh Agama Islam Non PNS dia jabarkan mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 504 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penyulouh Agama Islam Non PNS.
Dalam kesempatan tersebut PAIF menjelaskan tentang posisi KUA Kecamatan Setu yang masuk dalam Pilot Project KUA Revitalisasi. "Revitalisasi berarti menjadikan kembali penting dan utama, artinya KUA Setu diharapkan bisa memposisikan diri sebagai instansi yang penting dan benar-benar berperan di tengah masyarakat," jelas Judi Muhyiddin.
Mengutip penjelasan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama RI, M. Adib menjelaskan setidaknya ada 5 hal yang ditransformasi dalam rangka revitalisasi KUA. Transformasi pertama adalah mengubah profil layanan KUA yang selama ini bersifat dokumentasi dan administrasi menjadi berorientasi kebutuhan masyarakat. Bentuknya berupa bimbingan, layanan, konsultasi, dan pendampingan persoalan keluarga dan keagamaan.
Transformasi kedua, KUA bersifat aktif dan responsif dalam melayani masyakarat. Petugas KUA harus mau melakukan jemput bola saat melayani.
Transformasi ketiga, KUA harus hadir dan mendampingi masyarakat. Petugas KUA diharapkan terdepan dalam mengetahui dan berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Transformasi keempat pelayanan KUA harus berorientasi hasil yang mana petugas KUA harus melaksanakan tugas sepenuh hati dan tidak asal bekerja.
Sedangkan transformasi kelima, KUA menjadi leading sector dalam pembangunan keluarga. KUA perlu memimpin jejaring di tingkat kecamatan dalam membangun ketahanan keluarga.
Berdasarkan data Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, pada 2021, Revitalisasi KUA sudah dilaksanakan di 106 lokasi, salah satunya di KUA Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Selanjutnya revitalisasi akan dilaksanakan di 400 KUA. *** (jud)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar